============================ --> Mengubah Mindset: Berpikir dan Bertindaklah Seperti Pengusaha -->

Mengubah Mindset: Berpikir dan Bertindaklah Seperti Pengusaha

 



Mengubah Mindset: Berpikir dan Bertindaklah Seperti Pengusaha. Jangan pernah bawa-bawa nama Tuhan kalau Anda masih miskin! Apalagi mengatakan Tuhan itu tidak adil, pilih kasih, atau pelit. Wah, bakalan kena sial terus, tuh! Hingga Anda sendiri sanggup mengubah cara pandang (outlook) bahwa Anda sendirilah yang bisa membuat diri Anda kaya. 


Tuhan itu Adil! Mau tahu kenapa tuhan itu adil? Jangan kira semua orang kaya juga melahirkan anak yang kaya juga. Seharusnya sih iya karena anak orang kaya telah memiliki cukup modular untuk membuat dirinya lebih kaya. Tidak sedikit dari mereka yang berakhir tragis paska kepergian orang tua kayanya. Sikap manja, hidup serba mudah, malas, mental tempe, dan terjun ke dunia gelap menyebabkan hidup mereka terluka, ditinggalkan, dan jatuh miskin. 


Tetapi Tuhan juga adil, banyak juga anak konglomerat bisa melanjutkan bisnis konglomerasi orang tuanya hingga turun-menurun. Nah, orang tua yang cerdas tidak akan memanjakan anaknya. 


Banyak trik yang dilakukan orang tua hebat agar mental anaknya setangguh karang, selicin belut menghadapi kerasnya kompetisi bisnis. Mereka tidak ragu membiarkan anaknya jadi pesuruh withering bawah sekalipun di perusahaann milik orang lain sebagai jongos staf advertising atau staf administrasi. Semata-mata agar anaknya tidak besar kepala, tidak sombong, dan merasakan bagaimana getirnya menjadi karyawan (pesuruh) di tingkatan yang withering bawah. Bisa merasakan atmosfir yang begitu menjemukan dengan penghasilan pas-pasan. Pengalaman itu berguna untuk melecut dirinya agar serius, tidak principle fundamental, dan tidak spekulatif dalam menjalankan bisnisnya kelak. 


Bagi orang yang terlanjur miskin, gimana dong? 


Seharusnya Anda beruntung karena terlahir miskin. Sebab kemiskinan telah banyak mendera hidup Anda, hehe. Yang harus dilakukan adalah berpikir dan bertindaklah seperti orang kaya! Gimana caranya? Kita akan bahas ya. 


SENYUMAN MENAWAN 


Coba perhatikan bagaimana orang kaya kalau sedang berbicara! Pasti Anda temukan di wajah mereka senyuman yang menawan (bukan menunjukan tampang provokatif dan mengancam). Muka jelek joke kalau dihiasi dengan pikiran yang positif akan mengeluarkan ekspresi yang menawan. Bersyukurlah bagi Anda yang memiliki paras tampan atau cantik tetapi juga berpikir positf. Jangan sampai Anda tidak menggunakan aset terbaik tersebut untuk menjaring kekayaan. Sebaliknya tapi ingat! Pikiran negatif itu menular lho. 


SENYUMAN MENAWAN ORANG TERKAYA 


CARLOS SLIM HELU by google 


BILL GATES by google 


WARREN BUFFETT by google 


BERNARD ARNAULT by google 


EIKE BATISTA by google 


CHRISTY WALTON by google 


Tirulah mereka! 


Karena dengan senyuman yang menawan akan membuka bone silahturahmi. Orang quip akan respek dengan Anda. Kalau tidak percaya buktikan saja sendiri! Pasang saja tampang menjengkelkan, pasti orang lain dengan sukarela akan berlalu (melengos) meninggalkan Anda. Gaya bahasa yang sopan dan ramah akan membuat orang labih percaya terhadap Anda. 


Orang kaya juga selalu menjadi pendengar yang sabar. Mereka selalu membiarkan lawan bicaranya dengan bebas berbicara hingga gilirannya quip tiba. Malas menginterupsi saat lawan bicaranya sedang ngomong. Kecuali dia mungkin teman akrabnya sendiri. Sekarang coba saja dibalik, senangkah Anda saat sedang hot-hotnya bicara dipotong begitu saja oleh lawan bicara yang kurang begitu Anda kenal? Padahal lawan bicara Anda sedang membutuhkan Anda. Kalau itu kebetulan bos Anda sendiri dan dia bos yang gila, kemungkinan besar posisi Anda sekarang akan terancam. 


Tirulah mereka! 


Baca juga artikel ini : Berbisnis Tetapi Mempunyai Satu Pembeli


BERBUSANA SOPAN 


Bergaya punk dengan rambut jingkrak dan celanan belel, bisa jadi membuat hidup menjadi lebih bahagia karena mungkin Anda terlahir dengan selera demikian. Tak heran juga orang akan menganggap Anda sebagai musisi nyentrik atau bahkan anak jalanan. Sebelum berhasil menemui manajer bank, bisa dipastikan Anda telah dihadang duluan oleh para satpam bank tersebut. Bukan berarti anak punk itu buruk, tidak juga! Mungkin salah kostum saja. Lebih pantas gaya tersebut digunakan saat di panggung atau sedang nge-rock 'n roll. 


Nah, perhatikanlah gaya para orang sukses! kalaupun tidak berjas, mereka selalu rapi dengan kemeja berkerah yang sopan dan distrika. Kadangkala mereka menggunakan batik yang menawan dan belum tentu juga mahal harganya. Pakai pants juga tidak masalah, tidak harus mahal dan bermerk, asalkan sopan dan rapi sudah lebih dari cukup. Karena busana mencerminkan pribadi seseorang. Berbusanalah untuk orang lain! Berbusana bukan untuk diri Anda sendiri saja, tapi agar orang lain juga respek terhadap Anda. 


Tirulah mereka! 


Tak segan juga mereka menyemprotkan minyak wangi untuk menyembunyikan bau ketiaknya. Bahkan dengan potongan rambut yang biasa-biasa saja. Boleh saja nyentrik kayak rambut Don King, dengan gaya rambut menjulang ke atas kayak piramid. Tapi itukan Don King yang sudah kaya raya dan promotor tinju dunia! Kalau belum banyak yang mengenal Anda, sebaiknya gunakan saja penampilan yang sopan dan menawan. Begitu pula bagi pebisnis wanita agar tampil lebih anggun. 


Tirulah mereka! 


BERSAHABAT DENGAN SESAMA PENGUSAHA 


Boleh saja Anda masih karyawan saat ini. Namun bila Anda terlalu lama bergaul dengan sesama karyawan lain. Maka isi kepala Anda quip akan dipenuhi dengan segala permasalahan seputar profesi karyawan atau gosip kantor. Sesama karyawan pasti hobi mempergunjingkan bosnya sendiri, mengelauh soal gaji yang kecil, dan curhat segala macam gosip perusahaan. 


Nah, mulailah bergaul dengan para pengusaha. Di mana bisa menemukan mereka? Pengusaha itu ada di mana-mana, Anda berlagak saja menjadi pengusaha. Bisa dengan teman yang sudah melakoni peran menjadi pengusaha, bisa juga ikutan organisasi profesi pengusaha, atau ikutan workshop course pengusaha. Kalau tidak ketemu juga, undang saja pengusaha-pengusaha tersebut untuk presentasi produknya sambil ngopi-ngopi, pasti mereka dengan senang hati datang karena dikira mendapatkan request. Kreatif saja! 


Tapi hati-hati juga dengan namanya pengusaha! Karena banyak juga yang mengaku sebagai pengusaha tetapi sebenarnya mereka adalah kucing garong. Jumlahnya joke tidak sedikit yang bertipe beginian. Mereka menganggap Anda bisa saja sebagai mangasa, kudapan yang siap dilahap karena kepolosan. Itulah mengapa Anda harus pintar-pintar mengendus bau busuk, sering kali hati kecil Anda mengatakan yang sejujurnya perihal penjahat kerah putih model beginian. 


Saya sendiri sudah sering banget kena, walau kenanya dikit-dikit. Karena yang namanya berteman ya berteman saja, syukur-syukur bisa menambah ilmu. Tidak sampai hati rasanya untuk menelan kawan sendiri. 


BACALAH BUKU ATAU ARTIKEL DI INTERNET YANG BENAR 


Banyak buku dan artikel di web bagus yang bisa menambah pengetahuan seputar dunia bisnis. Anda hari ini adalah apa yang Anda baca sepuluh tahun terakhir! Anda adalah tergantung apa yang Anda baca. Membaca adalah kunci emas untuk membuka cakrawala dunia. Tanpa membaca Anda akan terlalu banyak melakukan coba-coba pseudonym experimentation dan hal tersebut adalah biaya. 


Keuntungan dari membaca Anda bisa mengetahui pengalaman dari orang-orang yang telah duluan sukses, bisa mempelajari kasus-kasus mereka tanpa harus mengalaminya kembali, bisa mencontek mereka bagaimana melakukan efisiensi, bahkan Anda bisa termotivasi terhadap kesuksesan orang lain. Sekali lagi, pilihlah bacaan yang bagus, bukan bacaan keranjang sampah! Apapun yang termasuk sampah, keluarnya juga sampah. Yang masuk bagus keluarnya juga bagus. 


Dulu saya rajin ikut course complimentary intuk bisa makan free. Ternyata workshop itu memberikan banyak tambahan ilmu bagi cara berpikir saya. Bedanya course bisnis dengan kuliah bisnis adalah kalau kuliah bisnis banyak mengupas teori bisnis, pengajarnya quip bukan seorang pebisnis tetapi dosen biasa yang menerima gaji dari mengajar kuliah bisnisnya. Sementara course bisnis langsung dipandu oleh praktisi bisnis dengan trik dan strategi withering rasional dalam dunia bisnis. Workshop apapun itu bagus, sudah dapat makan complimentary dapat ilmunya juga. 


Course free banyak diiklankan di harian nasional, Anda tinggal datang saja. 


PAKAI UANG BANK 


Isi kepala pengusaha adalah bagaimana melakukan bisnis dengan uang orang lain. Kalau Anda membangun bisnis dengan uang sendiri, tidak salah juga. Tapi risiko yang Anda tanggung akan sangat besar sekali. Sementara orang lain di luar sana bersedia kok membiayai bisnis Anda. Apapun bisnis Anda kalau dipresentasikan dengan benar maka orang lain akan siap membantu. Nah, siapa orang lain itu? 


Jujur saja, hari ini tidak ada orang lain yang bersedia memberikan bantuan untuk bisnis kita, apalagi orang yang belum dikenal. Yang withering mungkin membantu kita adalah orang-orang dekat seperti IMF (Istri, Mertua, dan Famili). Hanya saja saya tidak menyarankan Anda meminta bantuan modular bisnis kepada mereka meskipun mereka adalah darah daging Anda sendiri. Saya maksudkan orang lain itu tak lain adalah bank atau lembaga keuangan. Bank lah yang akan membantu bisnis Anda hingga Anda menjadi pengusaha sungguhan. 


Nah, kita akan kupas tuntas di artikel tersendiri untuk bahasan ini ya. 


Baca artikel ini juga :8 Pola Pikir Entrepreneur Mengenai Kepemimpinan yang Ideal


JANGAN MENABUNG KARENA MENABUNG MALAH RUGI 


Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa perbedaan orang miskin dan orang kaya bukan soal uang, kepandaian, atau modular, melainkan CARA BERPIKIR (mentality). Orang miskin senang menabung di tempat yang aman seperti bank, orang kaya malah senang meminjam uang ke bank. 


Secara kasat mata sepertinya orang miskin benar. Tetapi dalam praktiknya besaran persen (%) bunga yang diterima dari menabung jauh lebih rendah dari pada persen (%) kenaikan tingkat inflasi. Sementara dengan meminjam uang di bank pengusaha bisa membesarkan bisnisnya. Nantinya keuntungan dari bisni

You may like these posts