============================ --> Mengatasi Beban Hutang Yang Menumpuk -->

Mengatasi Beban Hutang Yang Menumpuk

 


Mengatasi Beban Hutang Yang Menumpuk. Memang terasa berat jika menanggung hutang yang sumber penghasilan untuk menanggungnya sudah macet. Sebenarnya, khasus semacam ini sangat klasik. Pada awalnya orang meminjam uang di bank untuk modal usaha, namun di tengah perjalanan usahanya tidak membuahkan hasil sama sekali. Ketika modal macet, pengusaha malah mengambil hutang lagi untuk tetap menjalankan bisnisnya, yang belum diprediksi dengan baik, sehingga pada akhirnya bisnis itu tidak membawa keuntungan malah hutangnya bertambah banyak.


Namun bagaimanapun juga, hutang yang diambil adalah tindakan kita sendiri yang dilakukan secara sadar dan tentunya kita harus siap untuk bertanggungjawab. Hanya ada satu cara untuk menyelesaikan masalah hutang tersebut, yaitu dengan cara melunasinya. Mengingat kemampuan bayar kita tidak mencukupi dibandingkan dengan besarnya hutang yang di tanggung, maka sangat beralasan untuk mengajukan keringanan pada pihak bank.


Solusi jangka pendek, jika Anda mengalami kondisi semacam ini, yang bisa Anda lakukan adalah mengajukan secara resmi dan tertulis untuk meminta keringanan kepada pihak bank. Ingat, ajukan langsung kepada pihak bank di bagian penyelesaian hutang yang bermasalah, bukan melalui debt-collector yang telah disewa oleh pihak bank. Namun Anda juga harus benar-benar sudah siap dengan konsekuensi lainnya, misal saja harus ada penjadwalan hutang dan pengubahan skema hutang agar bisa dilunasi.


Cara lain bisa juga dengan mengambil pinjaman KPR dari rumah Anda atau over-kredit KPR jika sekarang masih dicicil. Dengan cara mengambil KPR ulang, Anda bisa mendapatkan dana segar yang bisa dicicil dalam jangka waktu yang lebih panjang. Tentunya hal ini membuat cicilan yang harus dibayar menjadi lebih kecil. Meskipun demikian, Anda harus memperhitungkan dengan matang seberapa cicilan maksimal dan bunga yang mampu Anda bayarkan untuk KPR dan hutang terdahulu.


Tidak kalah penting untuk Anda lakukan adalah minta dukungan dari keluarga Anda, istri, suami, orangtua, atau saudara. Beban hutang masih bisa dinegosiasikan, tapi beban pesikologis punya dampak yang lebih berat jika tidak diselesaikan segera. Komunikasikan dengan baik bersama mereka. Jangan lupa, refresh pikiran Anda agar bisa berpikir dengan jernih.


You may like these posts